Presiden Republik Indonesia DR. H. Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) didampingi Ibu Ani Yudoyono, pada hari Senin (17/09/2012), melakukan kunjungan kerja ke Cirebon dalam rangka menghadiri Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama (NU) Tahun 2012, di Gelanggang Olahraga Pondok Pesantren Ma’had Tarbiyatul Mubtadiin, Kempek, Kecamatan Palimanan, Kabupaten Cirebon.
Dalam kunjungannya kali ini, Presiden SBY didampingi beberapa menteri diantaranya Menko Polhukam Djoko Suyanto, Mensesneg Sudi Silalahi, Menteri Agama Suryadharma Ali, dan Menpora Andi Mallarangeng.
Dalam acara tersebut Presiden SBY menerima secara simbolis Rekomendasi Munas Alim Ulama dan Konbes NU 2012 untuk pemerintah RI dari Ketua Umum Pengurus Besar NU Said Aqil Siradj.
Munas Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama 2012 diselenggarakan dari Sabtu (15/9) hingga Senin (17/9) tersebut dihadiri sekitar 1.000 ulama dan santri dari seluruh Indonesia.
Untuk Keamanan dalam acara Kunjungan Presiden SBY pada penutupan acara Munas Alim Ulama dan Mubes Nahdatul Ulama di Pondok Pesantren Kempek dari tim ring 1 pengamanan Presiden SBY dilakukan bersama Paspampres, dan Korem sementara untuk Kabupaten dijaga secara ketat oleh aparat keamanan mulai dari Polres, Korem, Kodim, dan Brimob Kabupaten Cirebon.
(Edy.S/Rully, Diskominfo)
https://asklong.ru
In fact, I wouldn’t hesitate to describe the Classique 7337 as an endangered species. It feels like complicated precious-metal dress watches with high-grade, fully specced-out movements are harder to find right now than at any point in the past 30 years. Although I’ll admit I find the minuteness of total changes between the 2020 and 2022 iterations of the Classique 7337 to be a bit silly, I’m still happy to see Breguet experiment and iterate on the 7337 formula as often as it deems appropriate.