Dalam rangka Peningkatan Profesionalisme Kelembagaan Penyiaran Radio di Wilayah Kabupaten Cirebon, Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Cirebon menggelar kegiatan Pembinaan Radio Publik, Swasta Niaga dan Komunitas se-Kabupaten Cirebon, Kamis (20/03/2014) berlangsung di Hotel Victory, Jl. Tuparev Cirebon.
Kepala Bidang Sarana Komunikasi dan Diseminasi Informasi (SKDI) Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Cirebon Adang Suryana menyampaikan bahwa ada beberapa aspek yang harus menjadi perhatian bersama sebagaimana ditegaskan dalam undang-undang di bidang penyiaran agar dapat menyelenggarakan siaran secara profesional yakni Pertama berbentuk badan hukum, Lembaga Penyiaran harus memenuhi aspek legalitas dimana telah menempuh perijinaan penyelenggaraan siarannya.
Kedua bersifat independen, netral dan berfungsi memberikan pelayanan kepada masyarakat, apapun bentuk lembaga penyiarannya, agar dapat bersikap profesional, tidak boleh berpihak untuk kepentingan salah satu partai atau golongan.
ketiga adalah memenuhi standar teknologi penyiaran, dalam hal ini berupa tersedianya sarana dan prasana siaran. proses siaran hanya akan berjalan dengan baik apabila didukung dengan teknologi penyiaran yang memadai dan keempat adalah sdm penyiaran. sdm ini tidak saja hanya mengetahui teknik siaran, namun juga harus peka terhadap lingkungan sosialnya dan permintaan pasar .
Melalui kegiatan pembinaan penyiaran radio ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan wawasan kita mengenai penyelenggaraan penyiaran radio.
Dalam pembinaan tersebut Diskominfo Kab. Cirebon menghadir nara sumber dari Komisioner Kelembagaan KPID Jabar (Benny Fitriadi) dengan materi Mengelola Radio Publik, Swasta Dan Komunitas dan Ketua Broadcast Wil. III Cirebon (Warna Suarna) dengan materi Radio Siaran Dan Produksi Siaran Radio yang Profesional.
Kegiatan tersebut dilanjutkan dengan dialog interaktif yang diikuti para peserta dari radio publik, swasta Niaga dan komunitas.
(Bens/Edys,Diskominfo)





The Digitrend has three options, and I’d go for the Vader-like Black Edition. This is the second edition of its seventies revival, earning it a GPHG nomination this year. Powered by a Soprod P092 Swiss automatic movement, the Digitrend is a faithful recreation of the 1976 Amida with some awesome display tech. The dynamic shape was inspired by motor racing, and the driver-facing sapphire crystal has an optic patent from 1974 to unpack.
Hi, iits fastidious poist regarding mmedia print, wwe alll understand meedia
iss a fantastic source off facts.
Allso vvisit mmy homepage; xxx
Last week, the blacked-out and very British Bremont x Bamford Aurora Supermarine returned to our digital storefront, along with the unconventional Ressence Type 8S in sage green. Additionally, TAG Heuer’s smallest take on its Solargraph Date has arrived in a 34mm duo in shades of dark blue and aqua.