Bertempat di Apita Hotel (22 November 2014) dilaksanakan seminar sehari tentang Peran Pemuda dalam rangka Pemantapan Ketahanan Nasional sebagai nara sumber Stap Ahli DPR Komisi I Drs. Faisal, Danramil Kedawung, Kabid Pemuda Disbudparora.
Kegiatan ini dimaksudkan untuk mempersiapkan pemuda dalam menghadapi era globailasasi.
Hadir pada kesempatan tersebut Organisasi Masyarakat Pemuda Pamcasila, KNPI, Karang Taruna serta Kepala Dinas terkait.
Ketua panitia dari LSM Generasi Bangsa mengatakan peran Pemuda dalam pembangunan tentunya berkiprah pada keberadaan pemuda tersebut dalam menyiapkan dirinya dalam rangka ikut serta mengangkat dan mempelopori pembangunan, sehingga peran pemuda dalam kancah pembangunan bisa terlihat.
Kadis Disbudparpora Drs. H. Asdullah, MM pada sambutanya mengatakan pemuda merupakan tulang punggung bangsa. Tentunya akan berarti apabila peran pemuda tersebut segala aktivitas serta peran aktifnya dapat berperan dalam pembangunan, sehingga bisa menjadi kekuatan ketahan masyarakat dalam pembangunan khususnya di bidang ketahanan nusa, bangsa dan negara berdasakan Pancasila dan UUD 45
Kegiatan tersebut dilanjutkan dengan seminar dengan tema Kesiapan Pemuda dalam Memantapkan Ketahan Nasional. . (Bens/Sahidin,Diskominfo)





Purpose-built tool watches produced in solid gold have always fascinated me, as in all seriousness, they make just about zero sense. Precision and accuracy are the ultimate goals of this sort of watch, not head turning bling and opulent shininess, but in a weird way I’d argue that’s what makes such paradoxical timepieces so appealing. There’s a certain beauty in self-contradiction – a notion embodied properly by my next pick of the week.