PAGELARAN KESENIAN TRADISIONAL KOMUNIKATIF

dalamDalam rangka penyebarluasan Informasi melalui media Pertunjukan Rakyat Tradisional Komunikatif serta untuk memperingati  HUT Proklamasi Kemerdekaan RI ke-69, Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Cirebon pada hari Jum’at malam (15/08/2014) melangsungkan pagelaran Wayang Kulit semalam suntuk dengan dalang Ki Sanali dan sinden Ny.LILI.
Pada kesempatan tersebut Camat Palimanan Carsono pada sambutannya mengatakan bahwa pagelaran wayang kulit malam ini merupakan hasil kerjasama antara Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Cirebon dengan radio Mega Sela Fm dalam rangka Penyebarluasan Informasi melalui media pertunjukan rakyat tradisional komunikatif dan sekaligus untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Proklamsi Kemerdekaan RI ke-69.
Camat Palimanan mengajak kepada seluruh masyarakat Palimanan khususnya dan para penonton agar dapat menyimak dari lakon wayang tersebut untuk dijadikan pedoman kita sekalian dalam melaksanakan kegiatan kita sehari-hari.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Cirebon Drs. H. Hartono, MM pada kesempatan tersebut mengatakan bahwa Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Cirebon mempunyai tugas dan fungsi  untuk penyebarluasan Informasi melalui media elektronika berupa radio, televisi, dunia maya. Selain itu penyebarluasan informasi juga dilakukan menggunakan media kesenian tradisional yang komunikatif diantaranya wayang kulit.
Kadis Kominfo mengatakan perlu diketahui bersama bahwa pagelaran wayang kulit dalam cerita wayang kulit disisipkan pesan-pesan yang merupakan gambaran dari pembangunan yang sedang kita laksanakan di Kabupaten Cirebnon.
Kadis Kominfo menjelaskan dalam kesenian tradisional itu sendiri terbagi dalam 2 katagori yaitu kesenian tradisional komunikatif dan non kominkatif.
Kegiatan tersebut dilanjutkan dengan pagelaran wayang kulit Pangreka Wening dengan dalang Ki Sanali dan sinden Ny. lili untuk melangsungkan babad cerita pawayangan yang merupakan gambaran dari kehidupan kita dalam bermasyarakat.
(Bens/Sahidin -Diskominfo)

1 Comment on PAGELARAN KESENIAN TRADISIONAL KOMUNIKATIF

  1. The result is a massive metal machine called the Ultra High Pressure (UHP) Tank that looks like the cross between a bank vault and a submarine, with a Rolex caseback for a hat. UHP Tank tests the Deepsea Challenge to an astounding level of pressure equal to that which the watch *could* experience at 13,750 meters. Or for you Yanks, 45,112 feet.

4 Trackbacks & Pingbacks

  1. kurvana
  2. 海外進出
  3. บริการรับจด อย
  4. Michael

Leave a Reply

Your email address will not be published.